Jumat, 25 September 2009

Munajat Cinta...

      YA ALLAH?
      Aku Mohon KepadaMU CintaMU?
      Cinta Siapa Saja Yang MenCintaiMU?
      Cinta Apa Saja Yang Mendekatkanku Kepada CintaMU..
      Jadikanlah CintaMU Lebih Berharga Bagiku
      Daripada Air Dingin Bagi Orang Yang Kehausan?

      YA ALLAH?
      Jadikanlah Aku MencintaiMU Dengan Sepenuh Hati?
      Selalu Mencari RidhaMU Dengan Upaya Maksimalku?

      YA ALLAH?
      Jadikanlah Semua Cintaku Hanya UntukMU?
      Semua Usahaku Hanya Untuk Meraih RidhaMU?

      YA ALLAH?
      Hidupkan Aku Dengan CintaMU?
      Matikan Aku Dengan CintaMU?
      Bangkitkan Aku Dengan CintaMU?
      CintaMU Bagiku Adalah Segala-galanya?

      Oh Rabbi?
      Jika Cintaku Kau Ciptakan Untuk Dia
      Tabahkan Hatinya
      Teguhkan Imannya
      Sucikan Cintanya
      Lembutkan Rindunya

      Rabbi....
      Jika Hatiku Kau ciptakan Untuk Dia
      Penuhi Hatinya Dengan KasihMU
      Terangi Langkahnya Dengan CahayaMU
      Bisikkan Kedamaian Dalam Kegalauan
      Temani Dia Dalam Kesepian

      Rabbi...
      Kutitipkan Cintaku PadaMU Untuknya
      Resapkan Rinduku Pada Rindunya
      Mekarkan Cintaku Bersama Cintanya
      Satukan Hidupku Dan Hidupnya
      Dalam CintaMU?
      Sebab, Sungguh Aku Mencintainya KarenaMU...

      Senin, 10 Agustus 2009

      Do'a dikala ragu akan dirinya...:)

      Ya Allah...

      Seandainya telah Engkau catatkan
      dia akan mejadi teman menapaki hidup
      Satukanlah hatinya dengan hatiku
      Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
      Agar kemesraan itu abadi
      Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
      Seiringkanlah kami melayari hidup ini
      Ke tepian yang sejahtera dan abadi

      Tetapi ya Allah...
      Seandainya telah Engkau takdirkan...
      ...Dia bukan milikku
      Bawalah ia jauh dari pandanganku
      Luputkanlah ia dari ingatanku
      Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

      Dan peliharalah aku dari kekecewaan
      Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
      Berikanlah aku kekuatan


      Melontar bayangannya jauh ke dada langit
      Hilang bersama senja nan merah
      Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

      Dan ya Allah yang tercinta...
      Gantikanlah yang telah hilang
      Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
      Walaupun tidak sama dengan dirinya....

      Ya Allah ya Tuhanku...
      Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
      Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
      Adalah yang terbaik buatku
      Karena Engkau Maha Mengetahui
      Segala yang terbaik buat hambaMu ini

      Ya Allah...
      Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
      Di dunia dan di akhirat
      Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

      ----------------------------------------
      Jangan Engkau biarkan aku sendirian
      Di dunia ini maupun di akhirat
      ----------------------------------------

      Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
      Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
      Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
      Ke jalan yang Engkau ridhai
      Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

      Amin... Ya Rabbal 'Alamin

      Rahasia si Untung

      Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.

      Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesan nya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.

      Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?

      Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini”. Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!” Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.

      Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya “scientific” ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

      1. Sikap terhadap peluang.

      Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?

      Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

      Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

      2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.

      Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari “gut feeling”. Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

      Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.

      Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara.

      Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:

      - Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. “Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.

      - Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.

      3. Selalu berharap kebaikan akan datang.

      Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

      4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.

      Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus.

      Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

      Sekolah Keberuntungan.

      Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School.
      Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.

      Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

      Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.

      Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk termans semua.

      Siap mulai menjadi si Untung?

      TEKAT Q HARI INI

      Sekarang tepat jm 20.00 BBWI tanggal 8 Agustus 2009,,,seperti biasa hari minggu,,,Hari tanpa seorang belahan jiwa.Hari tanpa seorang kasih sayang.Hari yang selalu lama untuk dilewati.Tidak seperti dulu yang slalu ada cinta disaat apapun dan dimanapun.Sekarang baru sadar bahwasannya ada cinta yang lebih hakiki dan tidak akan pernah hilang walaupun dikubur oleh usia dan Zaman yaitu Cinta dari Sang Kholiq (ALLAH SWT). Hanya kepadamulah aku hidup dan aku mohon pertolongan.Aku adalah sebagaian hambamu yang sll lalai dalam bersyukur atas nikmat yang telah enggakau berikan.Aku salah satu hambamu yang egois.. Maaf kan diri hamba ini’’’’’’’’’

      Mungkin munajat ini yang sll aku panjatkan,,,,

      Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
      Karena aku akan membuka lembaran baru
      Untuk sisa jatah umurku yang baru…

      Daun gugur satu-satu
      Semua terjadi karena ijin Allah
      Umurku bertambah satu-satu
      Semua terjadi karena ijin Allah

      Tapi… coba aku tengok kebelakang
      Ternyata aku masih banyak berhutang
      Ya, berhutang pada diriku…
      Karena ibadahku masih pas-pasan…

      Kuraba dahiku…
      Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
      Kutimbang keinginanku….
      Hmm… masih lebih besar duniawiku

      Ya Allah….
      Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
      Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
      Masihkah aku diberi kesempatan?

      Ya Allah….
      Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
      Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
      Astagfirullah…

      Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
      Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
      Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
      Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…

      Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana
      Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana
      Ya Allah,
      Ijikanlah…..

      TEKAT Q HARI INI

      Aku tidak tahu kapan kematian menjemputku,,,,bisa jadi hari ini aku meninggalkan dunia ini. Oleh karena itu aku akan memperhatikan diri, memperbaiki penampilanku, Aku akan lebih tersenyum dan ramah pada setiap orang lain, Pada hari ini aku akan melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjahui apa yang dilarang oleh Allah SWT. Pada hari ini aku bertekat untuk mengerjakan sholat wajib tepat waktu. Aku akan menambah pahala dengan melakukan hal-hal yang sunnah dan membaca Al-Qur’an. Aku akan membaca buku-buku yang berguna bagi peningkatan akhlak dan kemampuanku. Aku akan merenungi kehidupan dunia, belajar dengan giat, bekerja dengan penuh gairah dan mampu memberikan manfaat kepada orang lain.

      Pada hari ini dan seterusnya aku akasn senantiasa selalu menanamkan pohon kebaikan , mencabut semua akar kejahatan, menghilangkan penyakit hati seperti iri , dengki, dan prasangka buruk. Pada hari ini aku harus menjadi orang yang bemanfaat bagi orang tua, kerabat dekat , sahabat dan orang lain. Aku akan memberikan kebahagiaan kepada orang lain, menjenguk orang sakit, berta’ziah kepada orang yang meninggal dunia, memberikan petunjuk bagi orang yang kebingungan, memberikan kepada orang yang kelaparan dan meringankan orang yang menderita. Aku akan mendampiangi orang-orang yang teraniaya, memberikan pertolongan bagi orang orang yang lemah, memuliakan orang orang yang ‘alim, menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

      Pada hari ini aku bertekat mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu, karena bagaimanapun semua telah berkhir, bagiku hari kemarin telah tenggelam bersama tenggelamnya matahari. Aku juga tidak akan membiarkan diriku hanyut dalam harapan yang semu. Aku tidak takut bertemu hari esok karena hari esok penuh dengan harapan. Hari esok merupakan masa yang belum tersentuh dan belum mempunyai bentuk. Lalu, mengapa aku harus menyibukkan diri dan mengenang hal itu???????

      Rabu, 03 Juni 2009

      Motivasi Diri dari Batu Kecil


      Sebuah cerita kecil yang semoga bisa menjadi renungan saya dan juga anda semua, dalam kehidupan bisnis yang kita jalankan. Ini bukan masalah seberapa sukses anda tapi seberapa besar dan tekun usaha anda dalam menjalankannya dan jangan lupa seberapa sering anda untuk menegadahkan kepala kepada-Nya. Kadang sebuah cobaan kecil saja sudah membuat kita mengeluh dan putus asa, kemudian menempuh cara cara yang tidak semestinya padahal belum seberapa usaha yang anda jalankan di banding dengan orang orang yang sudah sukses sebelum anda. Berikut sebuah cerita pendek yang semoga bisa menambah semangat kita semua dalam mengarungi kehidupan ini dan dalam menjalankan usaha yang sedang kita geluti.

      Seorang pekerja bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak teriak, tetapi temannya tidak bias mendengarnya karena suara bising dari mesin mesin dan orang orang yang sedang bekerja, sehingga usahanya sia sia saja.

      Oleh karena itu untuk menarik perhatian teman yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua ini pun gagal.

      Tiba tiba ia mendapat ide, ia mengambil potongan kecil batu lalu melemparkannya ke arah teman yang di bawahnya. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dank arena merasa sakit, temannya menegadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan penting yang berisi pesannya.

      Tuhan kadang kadang menggunakan cobaan cobaan kecil untuk membuat kita menegadah kepadan-Nya. Seringkali Tuhan melimpahi kita semua rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah dan bersyukur kepada-Nya. Karena itu, agar kita semua selalu mengingat kepada-Nya, Tuhan sering menjatuhkan “batu batu kecil” kepada kita.

      Jadi untuk anda apabila bisnis anda belum mendapatkan hasil yang maksimal atau malah belum sama sekali janganlah berputus asa, tapi makin dekatkan diri anda kepada-Nya, karena mungkin itu sebuah batu kecil yang di jatuhkan Tuhan untuk anda. Jangan lalu anda berpikiran jelek, pupuklah harapan anda karena harapan merupakan urat nadi dari kehidupan, jika anda sudah tidak punya harapan berarti sama dengan anda sudah tidak hidup. Intinya jangan berprasangka buruk kepada Tuhan dengan kegagalan yang anda alami, karena Tuhan itu akan seperti apa yang anda prasangkakan.

      Sekian catatan ini, sekiranya bisa bermanfaat khususnya buat penulis sendiri dan pada anda yang membaca tulisan ini. Namun demikian bila terdapat kata kata yang belum semestinya mohon di maafkan, sekian dan terimakasih.

      Sebuah catatan kecil dari perjalanan saya merantau di Jakarta